Lulus S1: Kerja atau Lanjut S2? 3 Pedoman Ini Akan Membantumu dalam Mengambil Keputusan

Work & Study

[Image : i.huffpost.com]

9.9K
Bagi para wisudawan, berhasil menyelesaikan studi S1 adalah salah satu pencapaian yang membanggakan. Namun setelah itu kebanyakan dari mereka bingung untuk menentukan langkah selanjutnya: melanjutkan studi S2 ataukah bekerja?

Wisuda adalah salah satu momen yang paling berkesan bagi para mahasiswa. Perasaan haru berhasil melewati perjuangan menyelesaikan kuliah selama 8 semester (meskipun ada juga yang menyelesaikannya dalam 9, 10, bahkan 12 semester), bangga karena dapat membahagiakan orangtua, dan di sisi lain, sedih karena harus berpisah dengan teman seperjuangan dalam menyelesaikan perkuliahan bersama, bercampur menjadi satu di momen itu.

Euforia mungkin masih akan terasa sampai beberapa hari setelah wisuda, kemudian segera setelah itu, para sarjana baru akan dihadapkan pada sebuah pertanyaan: "Apa yang akan dilakukan setelah wisuda? Melamar pekerjaan di tempat yang sudah diidamkan ataukah melanjutkan studi ke jenjang S2 untuk jenjang karir yang lebih baik?"

Tidak jarang, para sarjana baru akhirnya kebingungan menghadapi pertanyaan yang kurang lebih sama ini dari orangtua dan teman: Bagaimana rencana hidup ke depan setelah lulus dari S1?


[Image: imagesmtv-a.akamaihd.ne]

Nah, 3 hal berikut akan menuntunmu untuk menentukan langkah selanjutnya setelah menyelesaikan studi S1:


1. Tentukan Tujuanmu

[Image : alfa-img.com]
Ketika akan menempuh studi S1, tentunya kamu telah memiliki gambaran di bidang apa nanti akan bekerja. Nah, setelah lulus S1, kamu sudah harus tahu di mana nanti akan bekerja.

Bagi yang tertantang untuk menggeluti dunia wirausaha, ada baiknya banyak menimba pengalaman secara langsung dahulu di dunia kerja. Semakin banyak pengalaman 'lapangan' yang kamu dapatkan, makin banyak pula bekal yang kamu miliki untuk memulai wirausaha. Dunia kerja dan wirausaha adalah dunia yang amat berbeda dengan dunia akademis. Apa yang telah dipelajari di kampus selama ini belum tentu sama dengan apa yang akan dihadapi di dunia 'nyata'.

Namun, jika kamu memutuskan untuk bekerja sebagai profesional, akan lebih baik jika kamu melanjutkan S2 terlebih dahulu. Pengertian profesional di sini adalah orang yang berkompeten di suatu profesi tertentu. Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi antara lain dokter, pengacara, guru, dosen. Dewasa ini tuntutan bagi para profesional semakin spesifik. Seseorang yang mempunyai kemampuan khusus di suatu bidang yang juga khusus akan jauh lebih dihargai daripada mereka yang mempunyai kemampuan standar di bidang umum.


2. Sumber Pembiayaan

[Image: tulsakids.com]

Melanjutkan studi ke jenjang S2 memerlukan biaya yang tidak sedikit. Bagi mereka yang disupport oleh orangtua untuk melanjutkan studi S2 tentu hal ini bukan menjadi masalah yang perlu dipikirkan, tinggal bagaimana menyiapkan diri untuk menghadapi beban studi yang semakin berat.

Namun, bagi mereka yang berlatar belakang keluarga dengan ekonomi yang tidak berlebih atau bagi mereka yang ingin mandiri dalam membiayai studi S2, tentu hal ini patut menjadi pertimbangan yang penting. Bekerja terlebih dahulu sembari menyisihkan sebagian pendapatan setiap bulan menjadi pilihan yang masuk akal bagi yang kalian berada di dalam kondisi ini. Dan, jangan patah semangat dulu, pada jenjang S2 akan lebih banyak beasiswa yang ditawarkan bagi mereka yang mempunyai prestasi akademis yang baik.


3. Trend Kebutuhan Pekerjaan ke Depan

[image: soundfoundation.or.id]

Selain kedua hal di atas, perlu diperhatikan pula trend kebutuhan pekerjaan di masa depan. Bagi yang mengambil S1 di bidang ilmu yang memiliki banyak cabang (ilmu hukum, kedokteran, ekonomi, misalnya), kamu harus dapat menganalisa dalam 10 sampai 15 tahun ke depan cabang ilmu mana yang memiliki potensi paling baik dan dibutuhkan di dunia kerja. Sehingga, ketika memilih melanjutkan S2 kamu tidak salah memilih cabang ilmu dan kemudian menyesalinya esok hari.

Namun, jika bidang yang ditekuni tidak mempunyai cabang yang beragam, asahlah kemampuan dengan giat bekerja sehingga kamu dapat memiliki kompetensi yang bagus di dalam pekerjaan yang ditekuni. Dengan giat bekerja, kamu juga akan mempunyai keterampilan yang diperoleh dari pengalaman dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan dalam pekerjaan sehari-hari yang tidak didapat di bangku kuliah.



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Lulus S1: Kerja atau Lanjut S2? 3 Pedoman Ini Akan Membantumu dalam Mengambil Keputusan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Nicho Krisna | @nichokrisna

Auditor | Banker | Blogger

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar