Inilah 6 Alasan Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Bekerja Sesuai dengan Passionmu, walaupun Gajinya Belum Tentu Memuaskan

Work & Study

Image: unshakablemind.com

11.4K
Passion itu pasti sudah hidup di dalam diri kita masing-masing. Hanya saja kita seringkali mengabaikannya, tidak memedulikannya, atau menomorduakannya di bawah kepentingan-kepentingan kita yang lain.

Ketika pertama kali mencari pekerjaan, tentunya kita memiliki idealisme untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion kita. Baik passion dalam arti sesuai dengan latar belakang ilmu yang kita tekuni saat kuliah atau passion lain yang memang baru kita sadari belakangan yang berbeda dengan bidang kuliah kita. Bekerja tidak sesuai dengan passion, kita kuatir rasanya akan seperti makan sayur tanpa garam. Hambar dan akan mempengaruhi semangat kita dalam berkarya.

Passion berasal dari bahasa Yunani, πάσχω (paskho) yang berarti menderita atau menanggung. Namun, saat ini istilah tersebut lebih sering digunakan untuk menggambarkan perasaan seseorang yang sangat kuat terhadap sesuatu.

Dalam bahasa Indonesia, passion sering diterjemahkan sebagai ‘gairah’, yang artinya mengarah kepada perasaan emosi yang kuat, menarik, antusiasme, atau hasrat terhadap sesuatu.

Dalam memilih bidang pekerjaan, banyak orang berusaha menyesuaikan dengan passion yang dimilikinya. Namun, tidak mudah menemukan pekerjaan yang demikian. Mencari lowongan kerja saja sudah sulit, diterima saja belum tentu, apalagi kalau harus pilah pilih yang sesuai dengan passion. Wajar jika kita kuatir, kalau terlalu idealis bisa-bisa kita malah jadi pengangguran abadi.

Namun demikian, kenyataannya memang passion itu begitu pentingnya bagi pencari kerja, at least sebelum mereka menyadari tidak ada lowongan kerja yang sesuai dengan passion mereka. Dalam berbagai kesempatan interview calon karyawan yang berstatus fresh graduates, saya selalu berusaha menanyakan pertanyaan wajib ini, “Mengapa kamu tertarik melamar pekerjaan ini?” Kebanyakan menjawab, mereka melamar karena mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka. Padahal, belum tentu pekerjaan yang mereka lamar benar-benar sesuai dengan passion mereka setelah mereka tahu detil pekerjaan itu.

Baca Juga: Tips Sukses Menaklukkan Wawancara Kerja Dari Seorang Pimpinan HRD Perusahaan Besar di Indonesia

Dalam kesempatan lain, saya bercakap-cakap dengan beberapa manager muda yang sedang merencanakan pindah kerja. Mereka menceritakan alasan mereka mencari pekerjaan lain semata-mata karena pekerjaan yang sedang mereka jalani sekarang tidak sesuai dengan passion mereka, sehingga mereka kehilangan makna dari bekerja.

Kelihatannya tidak mudah atau mungkin sedikit sekali yang mendapat keberuntungan bisa berkarya di bidang pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka.

Saya yakin, passion itu bukanlah sesuatu yang perlu dimiliki hanya sebagai idealisme. Passion itu pasti sudah hidup di dalam diri kita masing-masing. Hanya saja kita seringkali mengabaikannya, tidak memedulikannya, atau menomorduakannya di bawah kepentingan-kepentingan kita yang lain.

Yang paling sering menjadi menjadi alasan untuk mengabaikan passion dalam memilih pekerjaan adalah karena masalah besarnya gaji. Tawaran pekerjaan yang kita terima tidak sesuai dengan passion kita, namun gajinya lebih besar. Memang alasan ini terkesan rasional dan merupakah sesuatu yang sangat manusiawi. Kita bekerja pasti karena kita memerlukan penghasilan yang baik, apalagi dengan tuntutan hidup yang tinggi, biaya hidup yang besar; masakan kita tidak memilih pekerjaan yang gajinya lebih besar, meskipun untuk mendapatkannya kita harus mengabaikan passion kita?

Namun, apapun itu dan bagaimanapun sulitnya, sebenarnya jauh lebih penting memilih pekerjaan yang sesuai dengan passion daripada hanya sekedar menerima pekerjaan karena tawaran gaji yang besar, tanpa peduli apakah sesuai dengan passion kita atau tidak.

Baca Juga: Bersetia pada Panggilan di Tengah Tekanan Penghakiman. Ini tentang Saya, Seorang Sarjana Hubungan Internasional yang Memilih untuk Menjadi Guru

Ada 6 keuntungan yang akan kita dapatkan ketika kita memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion:


1. Kemampuan menyesuaikan diri yang lebih tinggi

Ketika masuk kerja pertama kali di suatu perusahaan, banyak karyawan baru gagal di dalam proses penyesuaian diri. Baik penyesuaian terhadap lingkungan pekerjaan maupun penyesuaian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Masa percobaan yang hanya berlangsung selama 3 bulan jadi terasa begitu singkat untuk bisa memberikan gambaran yang meyakinkan kepada atasan bahwa karyawan baru tersebut akan mampu dan berhasil menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Namun herannya, saya juga menemukan banyak karyawan baru yang dengan mudahnya dianggap berhasil menyesuaikan diri, meskipun terkadang baru melewati bulan pertama mereka bekerja di perusahaan baru. Saya memperhatikan, perbedaannya adalah karena karyawan baru yang demikian mengerjakan pekerjaan yang sesuai dengan passion mereka.

Proses penyesuaian diri seperti berlangsung dengan sendirinya, terjadi begitu saja ketika pekerjaan yang dijalani memang dijiwai dengan positif. Passion, telah memudahkan mereka untuk dapat segera tune-in dengan semua hal-hal baru.

Passion juga, saya yakini, yang telah membuat mereka bersemangat untuk mempelajari, menjalani, dan berhasil melakukan hal-hal baru yang mereka hadapi itu dengan baik.


2. Energy dan Enthusiasm yang tiada habis untuk mencapai target dan sasaran kerja

[Image: quotesaddict.com]

Saya dan tim saya memiliki sebuah istilah khusus, "2E" untuk apa yang dimiliki oleh mereka yang bekerja di bidang yang sesuai dengan passion mereka. Energy dan Enthusiasm. Mereka memiliki energi yang berlimpah-limpah yang seakan tidak ada habisnya, dan antusiasme dalam mengerjakan pekerjaan sampai berhasil mencapai target atau sasaran kerja mereka dengan cemerlang.

Energi muncul dari ketertarikan dan kesukaan yang mendalam terhadap suatu bidang kerja, sehingga memberikan aliran emosi positif yang kuat di dalam diri. Aliran emosi positif yang kuat inilah yang akhirnya mendatangkan kesungguhan dalam mengerjakan pekerjaan.

Tanpa bisa mereka tutup-tutupi, energi yang mereka miliki akan terpancar keluar dan semua orang akan melihat melalui sikap mereka dalam bekerja yang antusias, ekspresi wajah yang antusias, bahkan perilaku kerja yang antusias. Tanpa disadari, dengan otomatis, semua antusiasme tersebut menjadi sumber utama untuk mengisi kembali energi yang ada dalam diri.

Inilah sebabnya, orang-orang yang bekerja sesuai dengan passion seolah memiliki energi yang tak pernah habis. Energi mereka selalu fully charged. Selalu ada energi baru dan energi yang terus terisi penuh.


3. Tidak ada kata bosan dalam menjalani keseharian

Jika harus menjalankan pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion kita, saya sudah bayangkan betapa akan menyiksanya melewati jam demi jam setiap harinya, hari demi hari setiap minggunya, dan bulan demi bulan setiap tahunnya. Tidak akan semudah itu memberikan motivasi buat diri kita untuk bertahan bertahun-tahun, apabila menjalani keseharian saja sudah begitu beratnya.

Kita bekerja tentunya dengan harapan untuk juga dapat menjalaninya dengan menyenangkan. Bukan justru membosankan dan malah membuat kita ingin segera meninggalkannya.

Mereka yang bekerja di bidang yang sesuai dengan passion mereka, akan menjalaninya dengan senang dan ringan. Bukan berarti tanpa kesulitan dan tantangan, tapi semua akan dijalani dengan penuh semangat tanpa mengenal kata bosan apalagi jenuh.


4. Daya juang yang luar biasa dalam menghadapi kesulitan dan tantangan

[Image: zen-waves.com]

Tidak ada perjalanan yang mudah. Semua bidang pekerjaan memiliki kesulitan dan tantangannya masing-masing. Sebagian besar orang-orang hebat di dunia ini, bahkan mungkin di sekeliling kita, memulai perjalanan karirnya atau kesuksesan hidupnya karena menekuni bidang kerja atau bidang usaha yang sesuai dengan passionnya. Ada begitu banyak lika-liku perjuangan mereka sehingga mereka bisa sampai di titik keberhasilan hari ini. Tapi satu hal yang membedakan mereka dari orang-orang lain adalah karena mereka memiliki passion yang kuat dalam bidang kerja atau bidang usaha itu. Passion inilah yang menjadi kobaran api semangat untuk mereka, yang meng-energize mereka setiap saat ketika mereka menghadapi kesulitan dan tantangan.

Prinsip yang dimiliki orang-orang yang bekerja dengan passion adalah segala sesuatu yang sudah dimulai harus diselesaikan.

Mereka bukanlah orang-orang yang mudah putus asa, sebaliknya selalu mencoba berbagai cara penyelesaian setiap kali menghadapi kesulitan. Mereka tidak pernah merasa gagal, karena mereka selalu percaya akan ada keberhasilan di balik semua kesulitan. Passion yang mereka miliki membuat mereka mampu untuk menjalani setiap kesulitan dan tantangan.


5. Pencapaian prestasi yang memuaskan batin

Bukan berarti jika kita bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan passion lantas kita tidak mungkin berprestasi. Banyak karyawan tetap berprestasi tinggi sekalipun bidang kerjanya tidak sesuai dengan passionnya. Mereka mendapatkannya karena mereka melakukan usaha mereka dengan maksimal, dan memang mereka pantas mendapatkannya.

Baca Juga: Tidak Puas dengan Kenaikan Gaji Tahunan dari Atasan? Tanyakan 3 Hal Penting ini!

Namun, kepuasan yang ditimbulkan berbeda dengan mereka yang bekerja sesuai dengan passion mereka. Bagi mereka, keberhasilan kecil - apalagi prestasi yang besar - yang dapat dicapai akan memberikan kepuasan batin yang luar biasa. Kepuasan yang tidak dapat terukur hanya dengan sejumlah uang. Kepuasan inilah yang justru dapat mengenergize mereka kembali, mengobarkan passion mereka untuk lebih berprestasi di kemudian hari.


6. Pengembangan diri dan karir yang menanjak akan menanti

[Image: jenningswire.com]

Saya sering mengibaratkan, ketika kita menemukan bidang kerja yang sesuai dengan passion kita, maka sebenarnya kita menjalani pekerjaan kita itu seperti sedang berada di dalam pelatihan kompetensi sekaligus pembinaan karakter. Diasah semakin hari semakin tajam dengan passion kita tersebut.

Menjalani pekerjaan yang sesuai dengan passion merupakan proses pembelajaran dan pembinaan yang menyenangkan, bukan suatu paksaan.

Ketika kita menjalani pekerjaan kita dengan sungguh-sungguh, dengan positif, dengan gembira, dengan tidak berputus asa dalam menghadapi masalah, ada proses pembelajaran dan juga pembentukan karakter yang juga mengasah kita menjadi pribadi yang lebih tangguh.

Saya melihat, karyawan-karyawan di tempat saya bekerja yang memang passionnya sesuai dengan bidang kerja yang mereka tekuni sekarang, telah berubah menjadi pribadi yang ‘berbeda’. Tentunya ‘berbeda’ dalam pengertian yang semuanya positif, dan terutama, lebih tinggi karirnya dibandingkan saat mereka mengawali pekerjaan mereka.


[Image: geckoandfly.com]

Kata orang bijak, bekerja di bidang yang kita sukai, yaitu yang sesuai dengan passion kita, akan lebih membuat kita berhasil dibandingkan hanya bekerja sekadar sesuai dengan keahlian atau kemampuan yang kita miliki. Karier, gaji, dan kesuksesan lainnya pastilah akan mengikuti.




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Inilah 6 Alasan Mengapa Kamu Harus Memilih untuk Bekerja Sesuai dengan Passionmu, walaupun Gajinya Belum Tentu Memuaskan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Herlina Permatasari | @herlinapermatasari

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar