Bangun Rumah Tangga Kokoh Sejak Pacaran dengan 3 Hal Ini

Singleness & Dating

auditionsfree

737
Demi masa depan hubungan kalian di dalam rumah tangga, bacalah artikel ini bersama-sama dengan pasangan kalian.

Sesungguhnya pacaran adalah masa yang paling tepat untuk “membangun rumah tangga”. Kita salah jika berpikir bahwa kita baru akan membangun rumah tangga ketika kita sudah menikah. Pikiran semacam itu adalah hal yang paling keliru yang pernah saya ketahui tentang cara berpikir manusia.

Secara sederhana hal ini bisa dipahami melalui analogi yang akan saya ceritakan. Sebelum menempati sebuah rumah, hal yang paling penting adalah kita merancang dan membangun rumah tersebut terlebih dahulu agar layak dan nyaman untuk ditempati nantinya. Demikian juga ketika kita membangun rumah tangga, kita harus merancang, membangun, kemudian membuatnya nyaman untuk ditempati.

Maka dari itu ada tigal hal penting yang kalian harus bangun sejak kalian masih pacaran sehingga kalian memiliki kesiapan dalam memasuki bahtera rumah-tangga kalian kelak.


1. Saling Mengenal Bahasa Kasih

i.dailymail

Tidak dapat dimungkiri bahwa di kenyamanan adalah hal yang utama dalam relasi pernikahan “zaman now”. Banyaknya tekanan yang muncul dari kehidupan sosial setiap hari, seringkali menyebabkan orang membutuhkan kenyamanan dalam bentuk kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya.

Jangan biarkan kebutuhan akan kasih pasangan kalian diberikan oleh orang lain (yang bukan pasangan kalian), dan jangan sampai cara kalian mengomunikasikan cinta kalian pun salah. Banyak hubungan rumah-tangga yang sebenarnya baik-baik saja jadi rusak juga karena salah dalam menangani soal bahasa kasih ini.

Dalam berpacaran kita harus mengenal “kebutuhan bahasa kasih” masing-masing. Gary Chapman, seorang penulis tentang pernikahan, mengutarakan bahwa ada lima bahasa kasih yang harus kita ketahui agar pernikahan bukan hanya bertahan tetapi dipenuhi bunga-bunga cinta di setiap saatnya.

Baca juga: Ingin Pacaran yang Awet Sampai Pernikahan? 3 Hal ini Harus Kamu Perjuangkan bersama Kekasih

Lima bahasa kasih tersebut adalah: pemberian, pujian, pelayanan, sentuhan, dan waktu berkualitas.

Seperti halnya kalian bermain puzzle, kalian harus tepat dalam menempatkan keping-keping puzzle tersebut agar tersusun gambar yang baik. Bacalah buku-buku atau artikel-artikel yang bersangkutan untuk mendalami perkara bahasa kasih ini.

shiainfo

2. Berkomitmen untuk berubah atau diubahkan

Hal kedua adalah kalian dan pasangan harus membuat komitmen untuk mau saling memberikan koreksi dan menerima koreksi atas segala kesalahan maupun kekurangan masing-masing. Kerap kali keegoisan muncul di dalam kita menjalin hubungan, karena itu sebelum kalian memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih tinggi, kalian harus berkomitmen untuk meninggalkan segala hal yang menyakiti pasangan kalian. Jika kalian mengabaikan hal tersebut dan kemudian menikah, jangan kaget jika hal tersebut dapat merusak pernikahan kalian.

Demikian pula, kalian pun harus saling jujur atas kekurangan kalian masing-masing, misalnya hal-hal yang ada dalam diri kalian yang sifatnya menetap atau tak dapat diubah, misalnya penyakit yang diidap atau kelainan yang lain-lain.

Sikap untuk saling menerima kekurangan sangat menunjang dalam membangun rumah-tangga yang kokoh yang dipenuhi dengan cinta dan kebahagiaan.

Baca juga: Pernikahan Seindah Pacaran? Bisa! Saya Mewujudkannya dengan 3 Cara Ini


3. Memiliki visi untuk saling melayani

cdn.cnn

Saya pikir hal terutama dalam menjalin pernikahan adalah adanya visi untuk saling melayani. Menurut saya tidak peduli apapun profesi kita jika komitmen ini sudah disehatikan juga dihidupi sejak dari saat pacaran, maka ketika memasuki rumah-tangga akan lebih mudah bagi kita untuk mengambil setiap keputusan.

Prinsipnya adalah kita sebagai pasangan masing-masing memiliki tanggung-jawab yang sama terhadap pasangan kita, yaitu saling menghargai, saling mencintai, saling membahagiakan, saling memberi dan saling rela berkorban.

Walaupun kerapkali banyak kegiatan atau pekerjaan yang dapat merusak hubungan keluarga di dalam rumah tangga, tetapi jika prinsip ini diterapkan sebagai prinsip kita untuk memutuskan segala sesuatu maka batu sandungan apa pun tidak akan merusak keharmonisan hubungan kita dengan pasangan.


Ingin membaca artikel-artikel lain yang bermanfaat? Klik di sini:

Tanpa Kamu Sadari, 7 Perubahan Setelah Kamu Pacaran Ini Bikin Ortumu Sedih, Lho
Apakah Orang yang Berpacaran Lebih Bahagia daripada yang Masih Single? Inilah Realitanya!

Diputus Pacar tanpa Alasan, Inilah 5 Hal yang Dilakukan Teman Saya untuk Bangkit dan Menata Hidupnya Lagi


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bangun Rumah Tangga Kokoh Sejak Pacaran dengan 3 Hal Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rinaldy Anggara | @anggara

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar