Babak Baru Relasi Mario Teguh dan Ario Kiswinar Pasca Tes DNA. Inilah 3 Pelajaran Penting tentang Keutuhan Keluarga

Reflections & Inspirations

[Image: theodysseyonline.com]

4K
Inilah babak baru konflik Mario Teguh dan Ario Kiswinar Teguh. Setelah tes DNA membuktikan bahwa mereka adalah ayah dan anak, lalu bagaimana? Kita belum tahu apakah hasil tes DNA itu akan menyatukan mereka atau malah memisahkan lebih jauh lagi. Di tengah ketidakpastian itu, inilah 3 hikmah dari konflik ayah dan anak ini.

Seperti yang saya duga saat menulis artikel berjudul Perlukah Tes DNA? Hikmah di Balik Perseteruan Mario Teguh dan Ario Kiswinar di RibutRukun.com, Ario Kiswinar memang anak kandung Mario Teguh. Bukan hanya karena feeling, tetapi orang yang berani menantang untuk melakukan tes DNA jelas punya dasar yang kuat. Setelah terbukti bahwa Mario Teguh dinyatakan 99,98% merupakan ayah biologis Ario Kiswinar, hikmah apa bisa kita petik dari perseteruan yang bukan saja menguras energi tetapi juga tetesan keringat dan air mata ini?

Ternyata ada 3 rahasia keutuhan dan keharmonisan keluarga yang tidak bisa kita tawar-tawar lagi.


1. Compassion

“Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau, bagaikan merpati matamu. Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik; sungguh sejuk petiduran kita.” - Kidung Agung

Senandung Agung Raja Super Romantis Salomo ini mengajarkan kepada kita bahwa kasih sayang harus kita jadikan panglima di dalam rumah tangga kita. Saya mendapatkan wisdom words yang luar biasa, bahwa without love Sunday turns to Sadday, Monday turns to Moanday, Tuesday turns to Tearsday, Wednesday turns to Wasterday, Thursday turns to Thirstday, Friday turns to Fightday, Saturday turns Shatterday.;

[Image: codecheck.org]
Tanpa kasih, hari-hari bagai neraka. Sebaliknya, dengan kasih, tiap hari kita merasakan surga saat kita masih di bumi.

Baca Juga: Rahasia Hubungan Cinta yang Harmonis: Lakukan 10 Hal Sederhana, Dengan atau Tanpa Kata-Kata ini, Setiap Hari



2. Commitment

[Image: PBS]

“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” Kalimat inilah yang saya cantumkan di undangan pernikahan saya hampir 25 tahun yang lalu. Bagi saya, kasih tanpa komitmen seperti pernikahan tanpa ikatan.

Baca Juga: 3 Nasihat tentang Relasi dari Mereka yang Pernah Bercerai



3. Collaboration

“Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.” - Sang Khalik

Setiap kali ke Kuta, Bali, saya senang melihat para ibu yang menguncir rambut turis. Dua jalinan rambut akan terlepas tanpa ada satu pengikatnya.

Pengikat terkuat adalah Tuhan itu sendiri.
[Image: theparkfoundation.org]

Jika Tuhan yang mempersatukan kita, maka kolaborasi antara suami dan istri plus anak menjadi kekuatan yang luar biasa. Kehadiran seorang anak atau beberapa anak di dalam keluarga, tidak dapat dipungkiri, menjadi semen yang lebih memperkuat bangunan rumah tangga kita. Oleh sebab itu, saya lebih suka memakai kata ‘kompatibel’ [cocok] ketimbang ‘kompetisi’ [bertanding dan bersaing].


Belajar dari kasus Mario Teguh dan Ario Kiswinar yang sudah memasuki babak akhir ini, saya berharap kita semua lebih mengedepankan KECOCOKAN ketimbang KECEKCOKAN. Saya pun sangat berharap hubungan ayah dan anak ini yang semula RIBUT bisa menjadi RUKUN kembali.

Bagi saya, perseteruan ini tidak ada yang menang: Menang jadi abu, kalah jadi debu!

Bukankah Nabi Maleakhi ribuan tahun yang lalu sudah memperingatkan kita: “Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.”



Baca Juga:

Mario Teguh, Ario Kiswinar Teguh, dan 3 Pelajaran tentang Realita Hidup Berkeluarga

Sering Bertengkar dengan Pasangan? 3 Hal ini Akan Menyelamatkan Hubunganmu dari Dampak Pertengkaran yang Merusak

Dari Saya, tentang Menjadi Seorang Ayah: Membangun Kedekatan Emosional dengan Anak Lewat Hal-Hal Sederhana Setiap Hari

Inilah 3 Warisan Berharga dari Darth Vader yang Harus Anda Ketahui agar Anda Dapat Menjadi Ayah yang Lebih Baik



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Babak Baru Relasi Mario Teguh dan Ario Kiswinar Pasca Tes DNA. Inilah 3 Pelajaran Penting tentang Keutuhan Keluarga". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar