Kamu yang Suka atau Sedang Mempertimbangkan Online Dating, Hati-Hati!

Love & Friendship

[Photo credit: 20minutes.fr]

3.5K
Di samping kemudahan, ternyata banyak jebakan berbahaya dalam pencarian jodoh di dunia maya.

Seorang gadis remaja diajak papa mamanya ke pesta pernikahan. Di tengah-tengah pesta, remaja kencur itu minta izin ke toilet sebentar. Namun, sampai pesta usai, anak semata wayang itu tidak ditemukan. Belakangan, orangtua mendapat kabar, anak mereka dilarikan pria dewasa yang dikenalnya lewat jejaring sosial.


"Man Charged with Slaying of Ingrid Lyne Tells Police: I'm 'Not a Normal Person'"

Potongan tubuh Ingrid Lyne di Seattle, Washington, ditemukan setelah ibu tiga anak ini dikabarkan menghilang. Pelaku adalah pacarnya, pria yang dikenalnya lewat media sosial.


"Penipuan 'Pacar Palsu' Menelan Korban 108 Jomblo Kesepian di Singapura dan Malaysia"

"Kenal Polisi Gadungan via Facebook, Cewek Ini Diminta Bugil dan Mengirim Foto. Ending Kisahnya Pilu"


"Perempuan Jepang Berjuluk ‘Black Widow’ Akui Bunuh Suami"

Chisako Kahei, nenek 70 tahun, mengaku membunuh suaminya dengan racun sianida. Sebelumnya dia pun diduga membunuh para pacarnya yang rata-rata dikenalnya lewat online dating. Oma berjuluk ‘Black Widow’ - laba-laba betina yang selalu membunuh dan memakan laba-laba jantan setelah kawin - ini mendapatkan klaim asuransi dan warisan besar dari para kekasih yang dibunuhnya.



Anda yang suka atau sedang mempertimbangkan online dating, harap berhati-hati!

[Photo credit: Alexa Fernando]

Predator ada di sekeliling Anda.

Cara modern untuk mendapatkan pasangan hidup ini baik dan sah saja, namun jangan abaikan hal-hal yang membuat Anda berada dalam incaran bahkan menjadi korban ‘Black Widow’. Sebagai orang yang sering dicurhati dan dimintai pendapat oleh remaja dan pemuda bahkan orang dewasa tentang online dating, saya merasa perlu untuk berbagi. Di samping kemudahan, ternyata banyak jebakan berbahaya jika kita mencari jodoh lewat dunia maya. Lebih berbahaya dari 'Black Widow', inilah hal yang harus Anda waspadai saat melakukan online dating.



1. Don’t date with strangers

“Don’t speak to strangers!” Ah, saya bukan anak-anak lagi yang bisa ditakut-takuti dengan ancaman seperti itu. Benar. Anda sudah dewasa, tetapi banyak korban online dating justru orang dewasa. Bagaimana kita bisa kenal orang di luar sana jika kita tidak boleh bicara dengan orang asing? Nasihat orangtua itu jika kita sudah dewasa bisa berarti “Don’t date with stangers!” Nah, mulai paham kan?

Jadi, meskipun Anda mengenalnya lewat dunia maya, pastikan Anda mengenalnya lebih dalam lagi lewat dunia nyata. Bagaimana jika yang Anda nikahi ternyata makhluk angkasa luar yang nyasar ke bumi? Wkwkwk. Terlalu banyak nonton film sci-fi! Meskipun demikian, ada nilai kebenaran dalam joke ini.

Jangan sampai Anda merasa menikah dengan orang asing dan kecewa karena tidak mengenalnya dengan baik pada masa pacaran.

Lebih parah lagi, bagaimana jika Anda putus dengannya dan foto Anda - terutama yang posenya tidak pantas - disebarluaskan lewat media sosial?

Baca Juga: Mencari Jodoh? Jadilah 'Anak Mama', Dengar dan Patuhi Nasihat Ibu. Ini 7 Alasannya



2. Libatkan keluarga dan teman

“Ah, kan tidak asyik! Masa pacaran ditungguin? Kuno, ah!” Jangan keburu emosi. Orangtua dan teman zaman sekarang bukan seperti CIA atau FBI yang memata-matai semua gerak-gerik Anda. Dengan memberitahu keluarga dan teman bahwa Anda sedang menjalin hubungan dengan seseorang, mereka ikut menjadi pengawas yang baik dan penolong yang setia saat Anda mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan.

Saya ingat kisah inaugurasi seorang bocah di pedalaman Afrika. Bocah laki-laki di sana, pada usia tertentu, akan ditahbiskan menjadi pria dewasa setelah melewati ujian berikut.

Mereka dibawa ke tengah hutan dan dibiarkan sendiri sepanjang malam. Begitu takutnya mereka mendengar suara-suara binatang di tengah keheningan malam. Namun, betapa kagetnya mereka saat mentari pagi bersinar. Ternyata ayah mereka ada di dekat mereka dengan senjata siap di tangan. Sang ayah diam-diam mengikuti dan mengawasi anak-anak mereka sepanjang malam tanpa tidur sedetik pun. Nah, keluarga berfungsi seperti itu. Don’t underestimate them!

[Photo credit: Erynn Christine Photography]

Harta yang paling berharga, kata Keluarga Cemara, adalah keluarga.

Karena Anda adalah anggota keluarga,

Baca Juga: Lewat Orangtua yang Otoriter dan Overprotektif, Saya Menemukan 7 Pelajaran Hidup Penting Ini



3. Jangan terlalu cepat jadian

Bisa saja Anda merasa jatuh cinta pada perkenalan pertama. Atau jatuh hati pada pandangan pertama. Padahal, Anda mengenalnya hanya lewat foto dan bisa jadi suara. Meskipun Anda bisa melihat wajahnya - via video call, misalnya - tetap saja Anda belum mengenalnya dengan baik.

Apa yang bisa membuat Anda merasa cocok dengannya? Karena si dia seolah-olah mengenal Anda dengan baik? Jangan ge-er! Hare gene orang bisa mencari data diri kita lewat mbah Google.

[Photo credit: candcgetmarried.com]

Jadi memang benar. Dia seolah-olah mengenal Anda tetapi tidak sungguh-sungguh mengenal Anda.

Apa jadinya jika Anda pacaran dengan orang yang seolah-olah mengenal Anda, padahal hanya semu? Menjengkelkan, bukan? Jadi, pastikan Anda mengenalnya juga. Bagaimana caranya? Sama! Anda bisa minta pertolongan search engine, tapi, ini yang lebih baik: melalui orang yang mengenalnya dengan baik.

Butuh waktu? Jelas!
Bukankah makanan instan dan banyak hal instan lainnya buruk bagi kesehatan dan membahayakan kita dalam berbagai sendi kehidupan?

Oleh sebab itu, berlaku juga di sini, jangan terlalu cepat foto bersama - apalagi terlalu mesra - dengan orang tidak Anda kenal dengan baik. Jangan juga mau difoto dengan pose-pose panas. Dalam berbagai kasus, foto-foto Anda bisa dijadikan senjata untuk memeras Anda. Baca lagi point pertama di atas.

Baca Juga: Cinta atau Suka? Jangan Salah Mengartikan Rasa, Ini 3 Hal yang Membedakannya



4. Cari tempat aman untuk bertemu

Tempat umum yang ramai, terang, terbuka dan siang hari merupakan pilihan terbaik. Toh Anda baru mengenalnya via internet. Jangan sampai Anda dibuat kaget, apalagi terkaget-kaget, saat mendapati perilakunya yang tidak sesuai harapan Anda.

[Photo credit: Clem Onojeguo]
Jadi, bertemu di tempat privat - entah diudang atau Anda yang mengundang - is a BIG NO untuk pertemuan awal. Kalaupun sudah mengenalnya, pastikan ada orang lain di tempat itu. Pastikan juga orang lain itu adalah keluarga dan sahabat Anda. Bukan keluarga dan sahabat dia.

“Pak Xavier, tolong saya ditemani, ya,” ujar seorang gadis yang janjian mau ketemu seorang cowok yang mau mengenalnya. Belakangan, mama gadis itu cerita. “Kemarin sebelum berangkat sama Pak Xavier, Nonik berkata begini sama saya, ‘Kalau ada apa-apa, saya nggandol Pak Xavier ya, Ma?”

Bukan hanya kenalan, tidak jarang cowok maupun cewek, minta saya menemani mereka hang out. Pacaran kok minta ditemani. Kok mau-maunya saya menjadi obat nyamuk bagi remaja yang sedang kasmaran? Saya tidak punya banyak waktu luang. Saya punya kesibukan sendiri.

Namun, karena saya juga punya anak remaja, saya tahu bahwa menjaga anak sahabat itu sama pentingnya dengan menjaga anak saya sendiri. Saya senang sekali jika melihat anak-anak muda kita mendapatkan pasangan yang baik, sehingga rumah tangga mereka bertahan sampai maut memisahkan mereka. Wah, kok jadi melankolis? Wkwkwk.

Baca Juga: Waspada! Inilah 5 Ciri Cowok dan Cewek Nakal. Jangan Sampai Salah Pilih Pacar!



5. Jika tidak sreg, tinggalkan

“Ah, sayang. Sudah telanjur cinta.” Bisa jadi itu alasan Anda saat diminta untuk putus. Sikap dan pernyataan seperti itulah yang justru sangat berbahaya. Mengapa? Karena Anda jatuh cinta pada orang yang salah. Apa Anda tetap ngotot jalan terus jika orang-orang dekat sudah memperingatkan Anda? Bagaimana Anda tetap mau meneruskan hubungan jika yang di atas sudah memberikan lampu kuning, bahkan lampu merah, yang begitu jelas?

“Tapi umurku sudah di ambang batas?” Apa Anda mau mengganti masa pernikahan yang bahagia dengan pernikahan ‘terpaksa’ karena umur Anda dianggap kedaluwarsa, oleh orang luar pula?

“Apa kata orang jika aku tidak juga mendapat jodoh?” Jangan pernah mau didikte oleh keadaan atau apa kata orang. Toh Anda sendiri yang tahu persis kebutuhan Anda dan kapan Anda merasa siap.

“Pak Xavier, terima kasih telah menulis Stop Bertanya “Kapan Kamu Menikah?” Biarkan Para Jomblo Merdeka dan Menikmati Kejombloan Mereka di RibutRukun. Tulisan itu benar-benar menolong saya untuk bisa menikmati hidup tanpa terganggu omongan orang,” ujar seorang karyawan bank kepada saya di suatu pesta pernikahan.

Baca Juga: Jangan Biarkan Dirimu Terjebak dalam Hubungan yang Salah. Temukan Keberanian, Pergi dan Bukalah Lembaran Baru!



“Hidup terlalu berharga untuk dipertaruhkan di meja judi dunia maya.”

- Xavier Quentin Pranata



Baca Juga:

Terjebak Hubungan Tanpa Status Gara-Gara Online Dating, Inilah Cara Saya untuk Tetap Tenang

Bukan Menjomblo, Pacaran, atau Menikah yang Membuatmu Bahagia. Kamu Selalu Bisa Memilih untuk Bahagia, Apa pun Statusmu Sekarang

Sering Tak Disadari, 5 Perilaku Perempuan Ini Memperpanjang Masa Single



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kamu yang Suka atau Sedang Mempertimbangkan Online Dating, Hati-Hati!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


XavierQuentin Pranata | @xavierquentinpranata

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar