Anak Tantrum? Orangtua Tak Perlu Terbawa Emosi, Lakukan 3 Hal Ini

Parenting

[image: Parents Magazine]

7.3K
Kerewelan seorang anak adalah hal yang wajar, Anda harus memahami kondisi anak-anak Anda. Apa yang Anda lakukan pada mereka saat ini, akan Anda tuai di masa senja nanti.

Ada kalanya seorang anak bisa menjadi begitu rewel dan sangat menjengkelkan orangtua. Ketika jalan-jalan ke mall atau tempat perbelanjaan, seorang anak sering meminta banyak hal. Mereka ingin membeli mainan baru, ingin bermain ini dan itu, ingin memakan ini dan itu, dan banyak hal lainnya yang belum tentu baik bagi mereka. Tantrum, begitulah istilah untuk menggambarkan hal ini.

Tak jarang saya melihat banyak orangtua yang frustrasi menghadapi hal tersebut, tetapi saya juga melihat bahwa orangtua yang memahami kondisi anak di saat seperti itu banyak menuai buah yang manis.

Bila anak Anda merengek terlalu banyak saat meminta sesuatu, lakukanlah hal ini:

Memahami kondisi


Pertama-tama, Anda harus memahami situasi dan kondisi yang terjadi. Jika Anda mengamati, sebenarnya kejadian-kejadian seperti ini sudah dilakukan oleh anak sejak mereka lahir. Ibu saya mengatakan bahwa ketika masih bayi, saya sangatlah rewel. Saya selalu meminta untuk digendong dan bila dilepas saya akan menangis. Ayah saya sampai mengatakan, “Kasihan banget mamamu.”

[image: ClicSoledade]

Perlu Anda pahami, ini adalah kondisi yang wajar. Ini adalah kondisi di mana anak Anda sedang “stres”. Stres bukan dalam pengertian yang orang dewasa alami, misalnya karena terlalu banyak persoalan.

Mungkin kata yang lebih sederhana adalah “bad mood”. Anak Anda lebih banyak membutuhkan perhatian Anda.

Oleh sebab itu, apa yang Anda akan lakukan sedari dini, akan memengaruhi kehidupan emosi, mental, dan karakter anak tersebut di masa depan.

Saat menghadapi kondisi seperti ini, Anda dapat merespons dengan:



1. Berikan perhatian terhadap anak, bukan apa yang dia inginkan

[image: Families Online]

Anda terlebih dahulu harus menghentikan rengekan anak sebelum mengambil keputusan untuk memberikan atau menolak apa yang dia inginkan. Lemparkan kata-kata seperti:

“Mintalah dengan sopan.”

“Ayah tidak menyukai cara kamu meminta, cobalah lebih lembut mengatakannya.”

“Bicara yang benar. Ibu ingin kamu mintanya lebih baik.”

Dengan melakukannya, Anda sedang mengajarkan anak-anak Anda untuk tidak memaksa orang lain memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, Anda juga melatih anak Anda untuk mengendalikan emosinya.



2. Jangan lekas menolak permintaan, tetapi bijaklah dalam memenuhi apa yang anak inginkan

Anda harus bijaksana untuk menolak dan untuk memberi. Hal penting yang harus Anda lakukan adalah menelaah permintaannya.

Oleh sebab itu, jika anak sangat rewel dan memaksa Anda untuk memenuhi keinginannya, Anda harus dapat menenangkannya dan mengajak dia berbicara untuk mengetahui alasan yang mendorongnya menginginkan hal tersebut. Kemudian Anda harus memberikan pengertian dan nasihat ketika Anda hendak memberi ataupun menolak permintaannya.



3. Ajarlah mereka untuk menjadi bijaksana

Saya masih ingat apa yang dilakukan orangtua saya ketika saya hendak meminta mainan baru. Mereka meminta saya untuk menabung, dan jika tabungan saya kurang, mereka akan menambahkannya.

[image: Mortgage House]

Mereka mengajarkan saya berjuang untuk mendapakan apa yang saya inginkan. Mereka tidak hanya asal memberikan apa yang saya mau, tetapi membuat saya menjadi bijaksana.

Saya diajarkan untuk bersabar dalam penantian, memahami arti perjuangan, dan tidak menjadi anak yang manja.


Apa yang kita lakukan saat ini akan memengaruhi emosi, mental, dan karakter buah hati kita di masa depan. Bersabar menghadapi mereka memang terkadang sangat berat dan sangat menjengkelkan, tetapi itulah arti menjadi orangtua. Apa yang Anda tanam saat ini akan Anda tuai di hari senja nanti.


Baca Juga:

Orangtua, Jangan Lelahkan Diri dengan Mengatur Semua Perilaku Anak! Pilah dan Pilih yang Terpenting untuk Penerapan Disiplin yang Efektif

Menghukum Anak untuk Mendisiplinkan Mereka? Mayoritas Orangtua Melakukan Satu Kesalahan Fatal Ini




Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Anak Tantrum? Orangtua Tak Perlu Terbawa Emosi, Lakukan 3 Hal Ini". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Rinaldy Anggara | @anggara

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar