Ahok Gugat Cerai Veronica Tan. Wajar Saja, Kan?

Reflections & Inspirations

[Photo credit: Instagram @basukibtp]

1K
Selalu ada sisi pahit dalam hidup setiap orang, bahkan ia yang begitu kita kagumi dan sayangi.

Dalam hidup manusia, segala hal mungkin adanya. Hal yang kelihatannya 'tidak mungkin' pun lambat laun bisa menjadi 'mungkin'. Orangtua berlaku kasar kepada anak kandung. Anak tega menyakiti orangtua. Tidak kurang kisah nyata tentangnya.

Dua hari ini, telah terjadi hal yang selama ini mungkin kita anggap tidak mungkin. Dunia - nyata dan maya - digoncang berita perihal Ahok dan Vero. Sepasang suami-istri yang dipuja sana sini, dijadikan pelambang cinta yang hakiki, tiba-tiba saja memutuskan berpisah. Surat gugatan cerai Ahok yang kemudian tersebar ke publik menjadi awalnya. Hampir semua kaget. Tidak percaya.

Kita diajak belajar melihat kehidupan dengan lebih utuh lewat peristiwa ini. Bahwa selalu ada sisi pahit dalam hidup setiap orang, bahkan ia yang begitu kita kagumi dan sayangi. Bahwa kecintaan yang besar terhadap seseorang akan membawa kekecewaan yang sama besarnya.

"Tak ada gading yang tak retak,"
begitu kata kalimat bijak.

Inilah 3 hal yang harus kita sadari ketika mengagumi sosok tertentu.



1. Manusia Tidak Sempurna

Manusia bisa tersandung dalam hal apa pun, kita tentu setuju akan hal ini, bukan? Tokoh agama yang kita pandang memiliki keteladanan hidup bisa terjungkal karena skandal.

Bagaimanapun, 'kegagalan' berumah tangga yang dialami Ahok dan Vero ini manusiawi. Meskipun sangat disayangkan karena bertabrakan dengan nilai-nilai agama yang mereka yakini.

Kecintaan kita terhadap Ahok jangan sampai setara dengan terhadap Tuhan. Meski luar biasa, Ahok tetaplah manusia. Ia tidak luput dari salah dan cela.

Baca Juga:



2. Ekpektasi Mengecewakan

Kita sering kali menaruh harapan terlalu tinggi terhadap seseorang. Kita sering menerapkan 'standar kesempurnaan' kita kepada orang lain. Kita berasumsi dan berekspektasi. Akhirnya, ketika harapan-harapan itu tak selaras dengan kenyataan, kita berbalik menjadi pencaci dan pembenci.

Baca Juga: Ahok Gugat Cerai Veronica Tan. Siapa yang Salah?



3. Jangan Reaktif

Di tengah begitu banyak informasi yang beredar seputar permasalahan Ahok dan Vero, bersikap tenang adalah langkah terbaik yang bisa diambil.

Ikuti ayunan ombak, jangan terseret arusnya.

Banyak membaca, banyak mencerna, tahan diri berbicara. Tak perlu panik, semua dalam kendali Yang Kuasa.

Baca Juga: Ahok Gugat Cerai Veronica Tan? Renungkan 3 Hal Ini Sebelum Membuka Suara


Ketika kita merasa kuat, merasa tahu segalanya, di situlah titik kejatuhan kita. Ketika mengakui kelemahan di hadapan Tuhan, maka kita akan beroleh kekuatan.

Jika hal-hal baik terjadi, syukuri. Bahwa kebaikan tak selalu berarti kebenaran, pahami. Apa pun yang terjadi, Tuhan selalu pegang kendali. Rencana-Nya yang indah pasti terjadi.




Baca Juga:

Dari Kisah Ahok Gugat Cerai Veronia, Tersingkaplah 3 Perspektif Hidup Ini

Ahok Gugat Cerai Veronica Tan. Gak Mungkin? Bisa Saja? Ketimbang Ngurusi Itu, Ini Lebih Penting

Ahok Gugat Cerai Veronica Tan, Saya yang Percaya dan Tidak Percaya





Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ahok Gugat Cerai Veronica Tan. Wajar Saja, Kan?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Stefanus Yuliyanto | @stefanusprasetyoyuli

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar