9 Permohonan Kids Zaman Now. Papa dan Mama, Dengarkanlah!

Parenting

photo credit: Families for Depression Awareness

1.6K
Dengan sederet permasalahan, kerapkali orang tua merasa benar sendiri dan merasa mereka lah yang menjalani kehidupan yang sulit, sedangkan anak tidak.

Menjadi kids zaman now itu tidak mudah. Saya mewakili mereka, memohon 9 hal ini kepada orang tua.

Menjadi papa atau mama itu tidak mudah. Kalian anak kecil mana pernah tahu bagaimana orang tua menyayangi kalian, berjuang untuk kalian, kerja setengah mati untuk kalian, pagi-pagi sudah bangun siapkan kalian makan, membiayai sekolah kalian, kenapa sih kalian tidak pernah mengerti orang tua?

Kata-kata tersebut sering sekali saya dengar ketika orang tua sedang mengomel. Menjadi seorang papa atau mama memang bukan perkara mudah, tetapi pertanyaan saya, apakah menjadi seorang anak itu mudah?


Menjadi seorang anak bukanlah perkara mudah. Apalagi untuk “kids zaman now”

Anak masa kini harus menghadapi tantangan yang sangat besar, selain tantangan, ada juga gaya hidup dan godaan hidup yang sangat besar. Saya melihat bagaimana anak-anak kecil di kota besar sedari kecil sudah lebih sibuk dari orang tuanya sendiri. Anak kecil yang seharusnya bermain, tetapi sudah dibebankan tugas yang mengorbankan waktu bermainnya. Akhirnya, karena tidak ada waktu lagi buat bermain, maka satu-satunya permainan yang ada buat mereka adalah smartphone mereka. Setelah beranjak cukup dewasa, katakanlah SMP. Mereka sudah akan bertemu dengan tantangan hidup yang lain, misalnya maraknya narkoba yang begitu dekat dengan mereka, pergaulan bebas, dunia individualistic yang disebabkan oleh gadget, dan tuntutan lifestyle yang tinggi. Setelah memasuki bangku SMA dan bangku perkuliahan, kesusahan kehidupan akan semakin besar, misalnya persaingan-persaingan yang tidak sehat yang akan segera menjatuhkan mereka, tindakan bullying, dan sebagainya.

Dengan sederet permasalahan, kerapkali orang tua merasa benar sendiri dan merasa mereka lah yang menjalani kehidupan yang sulit, sedangkan anak tidak. Saya saat ini berusia 24 tahun dan masih berstatus sebagai “anak” dalam keluarga, karena belum menikah. Saya juga merasakan bagaimana menjadi seorang “anak” adalah hal yang sulit. Orang tua yang ngomel tanpa alasan yang jelas (sekalipun ada tetapi kerapkali tak dijelaskan), orang tua yang sibuk sendiri, orang tua yang suka memukul, dan lainnya.

Dalam artikel ini, saya mencoba mewakili seluruh orang yang berstatus sebagai “anak”, mau curhat kepada orang tua dan memohon 9 hal ini kepada kalian.


1. Papa dan Mama, teladankanlah yang baik kepadaku

photo credit: teenlife

Orang tua adalah teladan pertama dalam keluarga. Kalau kalian seorang pemarah yang meluap-luap maka jangan salahkan bahwa kami juga adalah pemarah yang meluap-luap. Kalau kalian suka memukul, maka jangan salahkan kami bahwa kami juga akan memukul anggota keluarga yang lain. Kalau papa mama suka berantem, maka jangan salahkan kami jika tidak menghargai kalian.


2. Papa dan Mama, aku ingin bercanda dengan kalian

photo credit: CDC

Kami sebagai anak sangat senang melihat orang tua tersenyum. Apalagi senyuman itu disebabkan oleh kami, anaknya. Oleh karena itu, kami ingin bercanda dengan kalian, menikmati relasi yang asyik, relasi yang tak dibatasi status antara tuan dan hamba tetapi status yang dibangun atas dasar persahabatan.


3. Papa dan Mama, semua bisa diselesaikan dengan bicara

Kenapa tidak dimulai dengan bicara dulu dari hati ke hati? Apakah dengan makian bisa buat kami sadar? Apakah dengan pukulan buat anak berubah? Kerapkali kami sebagai anak bahkan tidak tahu dimana letak kesalahan kami, karena orang tua tak pernah mengatakannya dengan jelas dan hanya menghakimi.


4. Papa dan Mama, sesekali pujilah aku

photo credit: WordPress.

Pa, ma, pujilah kami jika memang ada hal yang layak dipuji, tetapi jangan lebay juga. Kami bukan gila puji, kami hanya merasa ingin dihargai dengan pujian tersebut.


5. Papa dan Mama, aku ingin curhat tentang banyak hal, tapi jangan marah jika cerita aku tidak seperti yang kalian harapkan

photo credit: Livestrong

Kalian tahu nggak kalau selama ini kami lebih milih curhat dengan teman-teman kami dibanding dengan kalian. Bahkan kami akan lebih milih curhat kepada orang yang baru kami kenal daripada kepada papa mama, karena setidaknya mereka akan mendengar dan tak memarahi kami. Tetapi dalam hati kecil kami, kami ingin menjadikan kalian tempat curhat yang paling aman dan pertama, tetapi sayang kalian terlalu reaktif dan membuat kami takut.


6. Ada banyak hal yang perlu aku ketahui karena aku telah cukup dewasa

Aku perlu tahu banyak hal dari kalian, aku perlu tahu tentang pengetahuan seks dari kalian, tahu tentang pergaulan yang berbahaya agar kami menjauhkan diri, dan sebagainya. Jangan anggap kami tidak dekat dengan pergaulan bebas dan narkoba, kami sangat dekat, oleh karena itu beritahu kami tentang hal yang bahkan dianggap tabu oleh banyak orang, agar kami dapat mengatasinya. Kalian pasti tahu kan kalau sekarang banyak anak muda yang terjerat narkoba, kecanduan pornografi, merokok, dan pergaulan bebas? Bukan tak mungkin, suatu hari nanti salah satu di antara mereka adalah anakmu sendiri.

Baca juga: Pergaulan Buruk Merusak Anak-Anak dan Remaja. Orangtua, Persiapkan Mereka dengan 3 Hal Ini


7. Papa dan Mama, jangan paksa aku untuk mahir semua pelajaran sekolah

photo credit: Livestrong

Kami manusia, bukan Tuhan yang bisa semua. Papa mama pasti juga nggak bisa semua kan? Oleh karena itu, jangan paksa kami harus jago matematika kalau kami nggak suka itu.


8. Papa dan Mama, jangan biarkan aku main games terus-menerus

Sekalipun aku suka main games di smartphone, tapi tolonglah jangan biarkan kami main secara terus-menerus. Sekalipun karna hal itu akan membuat kalian mendengar tangisan dan teriakan. Tapi kami tahu kok, itu demi kebaikan kami.


9. Papa dan Mama, aku ingin berdoa bersama kalian

Aku ingin sekali berdoa bersama kalian. Ajaklah kami berdoa, agar kami merasa keluarga kita begitu indah dan mengandalkan Tuhan.

Baca juga: Ajarlah Anak Bersyukur agar Tak Mudah Putus Asa. Ini Caranya!


Itulah 9 permohonan yang semoga tidak terlalu memberatkan Papa dan Mama. Bukan karena kalian belum menjadi orang tua yang baik, tapi permohonan ini ada karena aku ingin semakin dekat dan memiliki keluarga yang berbahagia dan berjuang bersama.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "9 Permohonan Kids Zaman Now. Papa dan Mama, Dengarkanlah!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Yogi Liau | @yogiliau

BAGAIMANA MENURUTMU ?

Silahkan login untuk memberi komentar